perdana di Indonesia — dan mungkin juga perdana di Asia Tenggara ini — direncanakan akan menghubungkan ibu kota negara Jakarta dengan kota Bandung di provinsi Jawa Barat,
dengan jarak membentang sejauh 150 kilometer. Proyek ini juga
diharapkan akan berkembang lebih lanjut ke tahap berikutnya dengan
menghubungkan kota terbesar kedua di Indonesia, Surabaya di Jawa Timur. Jepang dan Tiongkok
telah mengungkapkan ketertarikan mereka untuk ikut serta dalam tender
proyek ini, sebelumnya kedua negara Asia tersebut telah menggelar studi
komprehensif mengenai proyek ini.[1]
Pada akhir September 2015, Indonesia memberikan proyek kereta api senilai multi-miliar-dollar ini kepada Tiongkok,[2][3] sebuah keputusan yang sangat mengecewakan Jepang.[4]
Disebutkan bahwa tawaran Tiongkok untuk membangun jalur kereta cepat
Jakarta-Bandung tanpa memerlukan jaminan dan pembiayaan dari Pemerintah
Indonesia, adalah poin yang paling menentukan jatuhnya pilihan Jakarta
kepada Tiongkok.[5]
Pada tanggal 21 Januari 2016, Presiden Joko Widodo
meresmikan proyek pembangunan kereta api cepat Jakarta—Bandung
sekaligus melakukan groundbreaking peletakan batu pertama pada proyek
tersebut[6]. Jalur kereta kecepatan tinggi Jakarta-Bandung direncanakan akan mulai beroperasi dan mulai melayani publik pada tahun 2019.[7]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar